Devil May Cry 5 memberi kebebasan besar sejak menit pertama, dan justru itu yang membuat pemain baru bingung harus mulai dari mana. Urutan yang paling aman: pilih satu karakter, kuasai tiga tombol serangan, lalu tambah satu gerakan baru setiap sesi latihan. Berikut langkah praktisnya.

Mulai dari Nero, bukan Dante

Nero punya senjata tetap: pedang Red Queen, revolver Blue Rose, dan lengan Devil Breaker. Jumlah opsinya lebih sedikit dibanding Dante yang berganti gaya dan senjata di tengah combo. Untuk pemula, variasi yang sedikit berarti lebih cepat terbentuk kebiasaan.

Dante baru terbuka setelah beberapa misi, dan di situlah kamu akan menghadapi pilihan gaya. Sebelum menyentuhnya, pastikan dulu kamu nyaman menekan tombol serangan tanpa melihat controller.

Atur kontrol sejak awal

Buka menu pengaturan dan sesuaikan tombol sebelum misi pertama. Beberapa hal yang layak diubah:

  • Pindahkan tombol taunt ke posisi yang mudah dijangkau jempol kanan, karena menaikkan Style Rank berguna di sela combo.
  • Pastikan tombol lock-on nyaman, sebab kamera manual akan sering merepotkan saat melawan banyak musuh.
  • Aktifkan opsi untuk menampilkan indikator Devil Breaker jika kamu sering lupa lengan mana yang aktif.

Jangan meniru setelan streamer sebelum tahu kebutuhanmu sendiri. Setiap orang punya panjang jari dan kebiasaan berbeda.

Kenali tiga tombol inti lebih dulu

Combo di DMC5 dibangun dari kombinasi serangan ringan, serangan berat, dan gerakan khusus. Sebelum menghafal daftar panjang, latih tiga pola ini sampai hafal di luar kepala:

  1. Serangan ringan tiga kali, lalu hentikan. Ini memberi jeda untuk membaca posisi musuh.
  2. Serangan ringan dua kali, lanjut serangan berat untuk meluncurkan musuh ke udara.
  3. Serangan berat satu kali setelah lompat, untuk memukul musuh yang sudah melayang.

Ketiga pola itu cukup untuk melewati sebagian besar pertarungan awal tanpa panik. Tambahan gerakan lain masuk belakangan, setelah jari terbiasa.

Latihan combo di mode latihan, bukan di misi

Mode latihan memberi musuh yang tidak membalas, jadi kamu bisa mengulang gerakan yang sama puluhan kali tanpa kehilangan nyawa. Manfaatkan untuk menguji kombinasi sebelum dipakai di pertarungan sungguhan.

Batasi target latihan: satu kombinasi per sesi, sepuluh menit. Kalau berhasil sepuluh kali berturut-turut tanpa salah input, baru pindah ke kombinasi berikutnya. Cara belajar timing combo seperti ini jauh lebih cepat dibanding mencoba semuanya sekaligus.

Kalau kamu belum yakin harus mulai dari mana, lihat 7 langkah latihan combo DMC5 untuk pemula sebagai urutan latihan mingguan.

Pilih satu gaya Dante dan tekuni

Setelah masuk ke bagian Dante, kamu akan bertemu empat gaya: Trickster untuk menghindar, Royal Guard untuk menahan serangan, Swordmaster untuk variasi serangan pedang, dan Gunslinger untuk senjata api. Memilih semuanya sekaligus biasanya berakhir dengan kebingungan di tengah keributan.

Untuk pemula, Trickster paling ramah karena memberi dash cepat dan menghindar ke samping. Setelah terbiasa membaca serangan musuh, baru pindah ke gaya lain. Perbandingan lengkapnya ada di perbandingan gaya DMC5 Royal Guard, Trickster, dan Swordmaster.

Gaya yang paling cocok bukan yang paling keren di video combo, tapi yang membuatmu tidak panik saat musuh mengepung.

Kelola Style Rank tanpa terobsesi

Style Rank naik saat kamu memvariasikan serangan dan turun saat kamu diam terlalu lama atau menerima pukulan. Anggap indikator ini sebagai umpan balik, bukan nilai ujian.

Dua kebiasaan yang cepat menaikkan rank: menyelingi serangan dengan taunt saat musuh masih jauh, dan mengganti target secara berkala. Kamu tidak perlu mengejar rank S di misi awal. Fokus dulu menyelesaikan pertarungan tanpa kehabisan item penyembuh.

Hadapi boss dengan pola, bukan refleks

Boss di DMC5 punya animasi pembuka sebelum menyerang, dan itu cukup untuk menghindar kalau kamu memperhatikan. Matikan musik sesekali saat latihan supaya suara serangan lebih terdengar.

Langkah sederhana saat pertama kali menghadapi boss:

  1. Habiskan satu percobaan untuk menghindar saja, tanpa menyerang. Catat gerakan mana yang sulit dihindari.
  2. Percobaan kedua, serang hanya setelah boss selesai rangkaian serangan panjang.
  3. Percobaan ketiga, baru masukkan combo yang sudah dilatih.

Rincian pola serangan tiap boss bisa kamu baca di cara menghadapi boss DMC5: pola serangan dan celah.

Kebiasaan kecil yang mempercepat progres

Beberapa hal di luar combo ternyata berpengaruh besar pada pengalaman pemain baru:

  • Jangan habiskan red orb untuk semua skill sekaligus. Beli satu atau dua yang sering dipakai, lalu simpan sisanya.
  • Mainkan satu misi dua kali: sekali untuk menyelesaikan, sekali untuk berlatih tanpa target skor.
  • Matikan getaran controller yang terlalu kuat jika membuat tangan mudah lelah saat sesi panjang.
  • Istirahat setiap 40 menit. Combo panjang lebih mudah dihafal saat otot tangan tidak tegang.

Kalau kamu juga bermain game balap di sela waktu luang, ada baiknya mengenali tanda mobil balap di game butuh setup ulang supaya tidak mengulang kesalahan yang sama di dua genre berbeda.

Ringkasan

Mulai dari Nero, atur kontrol, latih tiga pola serangan dasar, dan tekuni satu gaya Dante. Setelah kebiasaan itu terbentuk, combo yang lebih rumit akan lebih mudah dipelajari karena jarimu sudah tahu ke mana harus bergerak.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah harus main DMC sebelumnya dulu?

Tidak wajib. DMC5 menyediakan video ringkasan cerita di menu utama yang cukup untuk memahami konteks. Kalau ingin lebih paham, cerita game sebelumnya bisa dicari lewat ringkasan, tapi tidak berpengaruh pada kemampuan mekanik.

Berapa lama sampai bisa main lancar?

Tergantung frekuensi latihan. Pemain yang berlatih 20 sampai 30 menit per hari biasanya sudah nyaman dengan combo dasar Nero dalam satu sampai dua minggu. Dante butuh waktu lebih lama karena pergantian gaya.

Lebih baik pakai controller atau keyboard?

Controller lebih nyaman untuk permainan bergaya hack and slash karena analog stick memudahkan lock-on dan gerakan memutar. Keyboard dan mouse tetap bisa dipakai, asalkan tombol tambahan dipetakan dengan rapi.